1. text
    Dapet email dari lovebyte dan hmm, tanggal 12 februari tahun lalu ternyata our first date with my husband. Selamat 12 februari suami. Cukup yah perkenalan satu tahun saja and were gettin married. Pacaran setelah pernikahan itu indah Subhanallah 🙏❤️

    Dapet email dari lovebyte dan hmm, tanggal 12 februari tahun lalu ternyata our first date with my husband. Selamat 12 februari suami. Cukup yah perkenalan satu tahun saja and were gettin married. Pacaran setelah pernikahan itu indah Subhanallah 🙏❤️

  2. text
    My beautiful momy! So happy to see you with the big smile at my big days! Love mom #nofilter

    My beautiful momy! So happy to see you with the big smile at my big days! Love mom #nofilter

  3. text
    Bersama sahabat kecil 👭👭

    Bersama sahabat kecil 👭👭

  4. text

    THIS MARRIAGE

    MAY THESE VOWS AND THIS MARRIAGE BE BLESSED.
    MAY IT BE SWEET MILK.
    THIS MARRIAGE, LIKE WINE AND HALVAH.
    MAY THIS MARRIAGE OFFER FRUIT AND SHADE LIKE THE DATE PALM.
    MAY THIS MARRIAGE BE FULL OF LAUGHTER, OUR EVERY DAY A DAY IN PARADISE.
    MAY THIS MARRIAGE BE A SIGN OF COMPASSION, A SEAL OF HAPPINESS HERE AND HEREAFTER.
    MAY THIS MARRIAGE HAVE A FAIR FACE AND A GOOD NAME,

    AN OMEN AS WELCOME
    AS THE MOON IN CLEAR BLUE SKY .
    I AM OUT OF WORDS TO DESCRIBE HOW SPIRIT MINGLES IN THIS MARRIAGE.

  5. text

    THIS MARRIAGE

    MAY THESE VOWS AND THIS MARRIAGE BE BLESSED.
    MAY IT BE SWEET MILK.
    THIS MARRIAGE, LIKE WINE AND HALVAH.
    MAY THIS MARRIAGE OFFER FRUIT AND SHADE LIKE THE DATE PALM.
    MAY THIS MARRIAGE BE FULL OF LAUGHTER, OUR EVERY DAY A DAY IN PARADISE.
    MAY THIS MARRIAGE BE A SIGN OF COMPASSION, A SEAL OF HAPPINESS HERE AND HEREAFTER.
    MAY THIS MARRIAGE HAVE A FAIR FACE AND A GOOD NAME,

    AN OMEN AS WELCOME
    AS THE MOON IN CLEAR BLUE SKY .
    I AM OUT OF WORDS TO DESCRIBE HOW SPIRIT MINGLES IN THIS MARRIAGE.

  6. text

    Ini bukan tentang lebih tua, seumuran, atau lebih muda. Ini tentang yang menyeimbangkan hidup dan yang bisa berjalan beriringan. Yang memberi kedamaian dihati, kenyamanan disisi, dan kasih sayang tiada henti.
    Tentang tertawa bersama, saling mensuport mendoakan satu sama lain. Berbicara lepas tak berbatas tanpa berpikir ini pantas atau tidak. Ketika dunia begitu kejam, dia menjadi tempatmu untuk selalu pulang. Yang bisa membuatmu sangat sabar dan berusaha mengerti meski sulit.
    Menerimamu apa adanya meski kamu cuman seadanya. Wajah mungkin tak rupawan tapi kebersamaan denganya itu sesuatu yang kamu yakin harus kamu perjuangkan. Masa lalunya tidak kamu persoalkan karena tahu itu yang membentuknya sekarang. Kekurangan masing-masing itu merupakan tugas bersama untuk belajar saling menerima dan memperbaiki untuk jadi lebih. Tentang dia yang kamu ikhlas seumur hidup menjadi makmum/imamnya. Membuatmu bangga menjadi ibu/ayah dari anak-anaknya.❤️

  7. text

    Adakah Istri yang Tidak Cerewet?? Posted by Ahmad Maulana on November 20, 2013 at 7:28am

    Adakah istri yang tidak cerewet?? Sulit menemukannya. Bahkan istri Khalifah sekaliber Umar bin Khatab pun cerewet. Seorang laki-laki berjalan tergesa-gesa. Menuju kediaman khalifah Umar bin Khatab. Ia ingin mengadu pada khalifah; tak tahan dengan kecerewetan istrinya. Begitu sampai di depan rumah khalifah, laki-laki itu tertegun. Dari dalam rumah terdengar istri Umar sedang ngomel, marah-marah. Cerewetnya melebihi istri yang akan diadukannya pada Umar. Tapi, tak sepatah katapun terdengar keluhan dari mulut khalifah. Umar diam saja, mendengarkan istrinya yang sedang gundah. Akhirnya lelaki itu mengurungkan niatnya, batal melaporkan istrinya pada Umar.

    Apa yang membuat seorang Umar bin Khatab yang disegani kawan maupun lawan, berdiam diri saat istrinya ngomel? Mengapa ia hanya mendengarkan, padahal di luar sana, ia selalu tegas pada siapapun? Umar berdiam diri karena ingat 5 hal. Istrinya berperan sebagai BP4. Apakah BP4 tersebut?

    1. Benteng Penjaga Api Neraka.
    Kelemahan laki-laki ada di mata. Jika ia tak bisa menundukkan pandangannya, niscaya panah-panah setan berlesatan dari matanya, membidik tubuh-tubuh elok di sekitarnya. Panah yang tertancap membuat darah mendesir, bergolak, membangkitkan raksasa dalam dirinya. Sang raksasa dapat melakukan apapun demi terpuasnya satu hal; syahwat.Adalah sang istri yang selalu berada di sisi, menjadi ladang bagi laki-laki untuk menyemai benih, menuai buah di kemudian hari. Adalah istri tempat ia mengalirkan berjuta gelora. Biar lepas dan bukan azab yang kelak diterimanya Ia malah mendapatkan dua kenikmatan: dunia dan akhirat. Maka, ketika Umar terpikat pada liukan penari yang datang dari kobaran api, ia akan ingat pada istri, pada penyelamat yang melindunginya dari liukan indah namun membakar. Bukankah sang istri dapat menari, bernyanyi dengan liuka yang sama, lebih indah malah. Membawanya ke langit biru. Melambungkan raga hingga langit ketujuh. Lebih dari itu istri yang salihah selalu menjadi penyemangatnya dalam mencari nafkah.

    2. Pemelihara Rumah
    Pagi hingga sore suami bekerja. Berpeluh. Terkadang sampai mejelang malam. Mengumpulkan harta. Setiap hari selalu begitu. Ia pengumpul dan terkadang tak begitu peduli dengan apa yang dikumpulkannya. Mendapatkan uang, beli ini beli itu. Untunglah ada istri yang selalu menjaga, memelihara. Agar harta diperoleh dengan keringat, air mata, bahkan darah tak menguap sia-sia Ada istri yang siap menjadi pemelihara selama 24 jam, tanpa bayaran. Jika suami menggaji seseorang untuk menjaga hartanya 24 jam, dengan penuh cinta, kasih sayang, dan rasa memiliki yang tinggi, siapa yang sudi? Berapa pula ia mau dibayar. Niscaya sulit menemukan pemelihara rumah yang lebih telaten daripada istrinya. Umar ingat betul akan hal itu. Maka tak ada salahnya ia mendengarkan omelan istri, karena (mungkin) ia lelah menjaga harta-harta sang suami yang semakin hari semakin membebani.

    3. Penjaga Penampilan.
    Umumnya laki-laki tak bisa menjaga penampilan. Kulit legam tapi berpakaian warna gelap. Tubuh tambun malah suka baju bermotif besar. Atasan dan bawahan sering tak sepadan. Untunglah suami punya penata busana yang setiap pagi menyiapkan pakaianannya, memilihkan apa yang pantas untuknya, menjahitkan sendiri di waktu luang, menisik bila ada yang sobek. Suami yang tampil menawan adalah wujud ketelatenan istri. Tak mengapa mendengarnya berkeluh kesah atas kecakapannya itu.

    4. Pengasuh Anak-anak
    Suami menyemai benih di ladang istri. Benih tumbuh, mekar. Sembilan bulan istri bersusah payah merawat benih hingga lahir tunas yang menggembirakan. Tak berhenti sampai di situ. Istri juga merawat tunas agar tumbuh besar. Kokoh dan kuat. Jika ada yang salah dengan pertumbuhan sang tunas, pastilah istri yang disalahkan. Bila tunas membanggakan lebih dulu suami maju ke depan, mengaku, ? Akulah yang membuatnya begitu.? Baik buruknya sang tunas beberapa tahun ke depan tak lepas dari sentuhan tangannya. Umar paham benar akan hal itu.

    5. Penyedia Hidangan
    Pulang kerja, suami memikul lelah di badan. Energi terkuras, beraktivitas di seharian. Ia butuh asupan untuk mengembalikan energi. Di meja makan suami Cuma tahu ada hidangan: ayam panggang kecap, sayur asam, sambal terasi, dan lalapan. Tak terpikir olehnya harga ayam melambung; tadi bagi istrinya sempat berdebat, menawar, harga melebihi anggaran. Tak perlu suami memotong sayuran, mengulek bumbu, dan memilah-milih cabai dan bawang. Tak pusing ia memikirkan berapa takaran bumbu agar rasa pas di lidah. Yang suami tahu hanya makan. Itupun terkadang dengan jumlah berlebihan; menyisakan sedikit saja untuk istri si juru masak. Tanpa perhitungan istri selalu menjadi koki terbaik untuk suami. Mencatat dalam memori makanan apa yang disuka dan dibenci suami.Dengan mengingat lima peran ini, Umar kerap diam setiap istrinya ngomel. Mungkin dia capek, mungkin dia jenuh dengan segala beban rumah tangga di pundaknya. Istri telah berusaha membentenginya dari api neraka, memelihara hartanya, menjaga penampilannya, mengasuh anak-anak, menyediakan hidangan untuknya. Untuk segala kemurahan hati sang istri, tak mengapa ia mendengarkan keluh kesah buah lelah.Umar hanya mengingat kebaikan-kebaikan istri untuk menutupi segala cela dan kekurangannya. Bila istri sudah puas menumpahkan kata-katanya, barulah ia menasehati, dengan cara yang baik, dengan bercanda. Hingga tak terhindar pertumpahan ludah dan caci maki tak terpuji.

    Akankah suami-suami masa kini dapat mencontoh perilaku Umar ini. Ia tak hanya berhasil memimpin negara tapi juga menjadi imam idaman bagi keluarganya…

    :: Wallahu’alam bisshawab ::..

  8. text

    Legowo Dengan Pasangan Posted by Maskelar Jodoh on November 19, 2013 at 1:43pm

    Menikahi seseorang bukan saja menikahi fisiknya, tapi juga ‘menikahi’ karakternya termasuk semua masalahnya dan gaya hidupnya. Kita suka lupa – semoga bukan pura-pura lupa – bahwa kita dan pasangan adalah dua karakter yang berbeda. Masing-masing pasangan memiliki karakter yang khas, selain karakter bawaan dan bentukan keluarganya. Sekuat apapun menyamakan persepsi dan sikap, tetap saja akan ada perbedaan. Perbedaan antara kita dan pasangan adalah sunnatullah. Perbedaan karakter pasangan jika tidak ditanggapi bijaksana dan penuh introspeksi diri, bisa jadi salah satu sebab prahara rumah tangga. Acapkali ada kesenjangan antara keinginan dan harapan kita, dengan kenyataan yang kita terima. Termasuk dalam cinta dan rumah tangga. Harapan yang tak terwujud dalam sosok pasangan jika tidak dilihat dengan kebesaran jiwa bisa menjadi kekecewaan.Ketika masalah membelit pernikahan, ingatlah komitmen pernikahan: keteguhan sikap terhadap tujuan pernikahan dan landasan pernikahan.

    Banyak yang ingin menikah tapi komitmennya lemah; karena takut bujang lapuk. Kalau itu alasan menikah maka landasan pernikahannya amat rapuh. Agar landasan pernikahan kita menjadi kuat maka jadikanlah cinta karena Allah sebagai komitmen rumah tangga. “Amal yang paling utama adalah cinta karena Allah dan benci karena Allah,”(HR. Abu Daud)

    Bangunlah cinta pada pasangan dengan alasan karena Allah. Hasilnya adalah cinta yang tulus tanpa batas. Dengan cinta karena Allah, kita akan menjalankan peran dalam pernikahan sebaik-baiknya. Karena yang kita harap bukan si dia, tapi dari Allah. Kewajiban sesama muslim yang saling mencintai adalah menutupi kekurangan dan meluruskannya. Bukan malah membencinya lalu meninggalkannya.

    Saat awal menikah, berbeda dengan beberapa bulan kemudian. Berbeda lagi saat masing-masing sudah memiliki kesibukan tersendiri.Setiap hari tak pernah sama. Maka tidak adil jika kita menuntut pada pasangan untuk bersikap sama seperti awal pertemuan dan pernikahan. Bersiaplah bersama pasangan untuk beradaptasi dengan perubahan dalam setiap fase kehidupan dalam pernikahan.

    Rumah tangga adalah sebuah organisasi. Perlu pembagian kerja sekaligus kerja sama, dan ada emotional involvement. Keterlibatan emosi. Pernikahan adalah wahana yang Allah berikan bagi setiap insan untuk saling mencintai lawan jenisnya, sekaligus menjaga kehormatannya.Sekuat tenaga berikhtiar mencari idaman hati, tak pernah ada yang benar-benar sesuai impian. Akan selalu ada kekurangan dan kelemahan.Tidak ada yang sempurna. Setiap hari ada kesalahan, kekhilafan dan kekurangan pada diri pasangan kita. Maka, maklumilah keadaannya [@LukyRouf]

  9. text

    Akar: Ekspesi Cinta Tanpa Kata Posted by Yudhi Hendrawan on November 20, 2013 at 12:12am

    Ingin memperkenalkan “Masterclass” yang bernama Akar. Semoga ada manfaatnya untuk kita semua. :D.

    Pernah melihat akar tanaman?. Kita semua pasti tahu bagaimana bentuk akar, meskipun tidak pernah melihatnya sama sekali secara langsung. Akar adalah salah satu simbol alam yang mengajarkan ketulusan, ekspresi cinta tanpa kata. Dalam hening, dia menebarkan cinta tanpa henti. Ketika kita mau melihatnya dengan jernih, maka akar seolah mengajari kita tentang keikhlasan. Ya, keikhlasan. Dan ini bisa diterapkan di dalam hubungan kita dengan pasangan maupun dengan keluarga kita. :))

    Akar merupakan bagian penting tanaman yang mempengaruhi proses pertumbuhan dan kehidupan tanaman. Ada tiga fungsi akar yang penting bagi tanaman, yaitu:

    1. Akar sebagai jangkar yang membantu tanaman berdiri kokoh di atas tanah. Akar tanaman menancap sampai ke dalam tanah dan memperkuat tanaman dari tiupan angin yang kencang sehingga tidak roboh.

    2. Akar berfungsi sebagai alat absorpsi atau penyerapan unsur hara dalam tanah. Tanaman menyerap kebutuhannya termasuk air dengan menggunakan akar yang menyebar di dalam tanah.

    3. Akar juga sebagai tempat penyimpan cadangan makanan. Dalam akar tanaman terdapat sel dan jaringan parenkim sebagai tempat menyimpan hasil fotosintesis berupa karbohidrat. Tanaman yang mempunyai cadangan makanan pada akar seperti singkong, ubi-ubian, wortel, kentang, dan masih banyak lagi tanaman-tanaman sejenis.

    Yang menarik, ada sebuah filosofi tentang akar. Akar itu letaknya di dalam tanah. Dia rela tidak kelihatan, berada dalam gelap, bahkan diinjak-injak oleh orang. Tapi akar tetap menunjukkan cintanya kepada tanaman yang tidak pernah berhenti. Bekerja bahkan sejak usia awal tanaman berupa benih ketika mulai tumbuh sampai akhir usia tanaman.

    Kita sering takjub dan terpesona pada tanaman yang cantik, indah bunganya. Terlebih pada kenikmatan dan kelezatan buah dari tanaman yang kita makan. Sering tak sadar ucapan pujian pun kita alamatkan kepada tanamannya, “Amboi, cantik sekali bunganya!”, “Enak sekali buahnya!”. Dan kita tidak pernah teringat kepada akar tanamannya, yang telah bekerja tanpa henti untuk membuat pertumbuhan dan kehidupan tanaman itu terjadi. Di wilayah akar minim pujian, yang ada hanya ketulusan untuk terus berbuat dan menebarkan manfaat. Menyebarkan kehidupan mulai dari ujung daun terdekat sampai titik pucuk daun tertinggi.

    Saya pribadi masih terus belajar untuk bisa ikhlas seperti akar. Dan berharap kita bisa mulai meniru akar yang demikian indahnya berbuat dalam hening mengekspresikan cinta tanpa kata.

    Berikutnya, ketika kita mengagumi tanaman berupa keindahan warna warni bunganya, semerbak wangi dan keranuman buahnya, ingatlah akarnya. :))

    Colek saya di @rhytm_logic, yang masih ingin terus “mengakar”.

  10. text
    Cinta tak butuh mata tuk saling memandang, tak butuh tangan tuk saling menyentuh, CINTA membuat pemiliknya saling menjaga. (at paris van java)

    Cinta tak butuh mata tuk saling memandang, tak butuh tangan tuk saling menyentuh, CINTA membuat pemiliknya saling menjaga. (at paris van java)

  11. text
  12. text
    🙏🙏🙏

    🙏🙏🙏

  13. text

    Ijin copas mbak :) ini artikelnya inspiring sekali buat para wanita :) ayog dibaca

    Untuk yang Bercita-cita Menjadi Ibu Rumah Tangga
    Posted by Novi Ahimsa Rosikha on August 27, 2013 at 5:23am

    Salam kenal, saya Ahimsa, seorang mahasiswa 21 tahun, yang bercita-cita untuk menjadi Ibu rumah tangga (walaupun sekarang belum menikah, hehe). Untuk teman-teman yang punya cita-cita yang sama dan untuk siapapun calon Ibu serta para Ibu, saya punya cerita inspiratif dari seorang ibu rumah tangga. Berikut saya repost catatan saya dari blog http://azaleav.wordpress.com/2013/08/01/inspirative-housewife-story/ . Semoga bermanfaat dan mohon kritik sarannya.

    Tiga anaknya tidak sekolah di sekolah formal layaknya anak-anak pada umumnya. Tapi ketiganya mampu menjadi anak-anak teladan, dua di antaranya sudah kuliah di luar negeri di usia yang masih seangat muda. Saya cuma berdecak gemetar mendengarnya. Bagaimana bisa?

    Minggu (21/ 7) lalu, saya mengikuti acara Forum Indonesia Muda (FIM) Ramadhan yang diadakan di UNPAD. Niat awalnya mau nabung ilmu dan inspirasi sebelum pulang kampung, selain juga memang karena pengisi acaranya inspiring. Eh, pembicara yang paling saya tunggu ternyata berhalangan hadir. But, that’s not the point. Semua pembicara yang hadir memang sangat inspiring, tapi saya benar-benar dikejutkan di sesi terakhir. Tentang parenting. Awalnya saya pikir sesi ini mau membicarakan apa gitu. Do you know actually? It talks about a success and inspiring housewife. Saya langsung melek. Lupa lapar. Like my dream becomes closer. Saya mencari seminar yang membahas tentang keiburumahtanggaan. Nggak tahunya nemu di sana. Lihatlah daftar mimpi besar saya nomor 1-4. Rasanya terbahas semua sore itu. (No offense nomor 2, gue juga kagak tahu kalau urusan itu :p ) Baiklah, mukadimah ini akan terlalu panjang kalau saya lanjutkan.


    Namanya Ibu Septi Peni Wulandani. Kalau kalian search nama ini di google, kalian akan tahu bahwa Ibu ini dikenal sebagai Kartini masa kini. Bukan, dia bukan seorang pejuang emansipasi wanita yang mengejar kesetaraan gender lalala itu. Bukan.

    Beliau seorang ibu rumah tangga profesional, penemu model hitung jaritmatika, juga seorang wanita yang amat peduli pada nasib ibu-ibu di Indonesia. Seorang wanita yang ingin mengajak wanita Indonesia kembali ke fitrahnya sebagai wanita seutuhnya. Dalam sesi itu, beliau bercerita kiprahnya sebagai ibu rumah tangga yang mendidik tiga anaknya dengan cara yang bahasa kerennya anti mainstream.It’s like I’m watching 3 Idiots. But this is not a film. This is a real story from Salatiga, Indonesia.
    Semuanya berawal saat beliau memutuskan untuk menikah. Jika ada pepatah yang mengatakan bahwa pernikahan adalah peristiwa peradaban, untuk kisah Ibu Septi, pepatah itu tepat sekali. Di usianya yang masih 20 tahun, Ibu Septi sudah lulus dan mendapat SK sebagai PNS. Di saat yang bersamaan, beliau dilamar oleh seseorang. Beliau memilih untuk menikah, menerima lamaran tersebut. Namun sang calon suami mengajukan persyaratan: beliau ingin yang mendidik anak-anaknya kelak hanyalah ibu kandungnya. Artinya? Beliau ingin istrinya menjadi seorang ibu rumah tangga. Harapan untuk menjadi PNS itu pun pupus. Beliau tidak mengambilnya. Ibu Septi memilih menjadi ibu rumah tangga. Baru sampai cerita ini saja saya sudah gemeteran.

    Akhirnya beliaupun menikah. Pernikahan yang unik. Sepasang suami istri ini sepakat untuk menutup semua gelar yang mereka dapat ketika kuliah. Aksi ini sempat diprotes oleh orang tua, bahkan di undangan pernikahan mereka pun tidak ada tambahan titel/ gelar di sebelah nama mereka. Keduanya sepakat bahwa setelah menikah mereka akan memulai kuliah di universitas kehidupan. Mereka akan belajar dari mana saja. Pasangan ini bahkan sering ikut berbagai kuliah umum di berbagai kampus untuk mencari ilmu. Gelar yang mereka kejar adalah gelar almarhum dan almarhumah. Subhanallah. Tentu saja tujuan mereka adalahkhusnul khatimah. Sampai di sini, sudah kebayang kan bahwa pasangan ini akan mencipta keluarga yang keren?

    Ya, keluarga ini makin keren ketika sudah ada anak-anak hadir melengkapi kehidupan keluarga. Dalam mendidik anak, Ibu Septi menceritakan salah satu prinsip dalam parenting adalah demokratis, merdekakan apa keinginan anak-anak. Begitupun untuk urusan sekolah. Orang tua sebaiknya memberikan alternatif terbaik lalu biarkan anak yang memilih. Ibu Septi memberikan beberapa pilihan sekolah untuk anaknya: mau sekolah favorit A? Sekolah alam? Sekolah bla bla bla. Atau tidak sekolah? Dan wow, anak-anaknya memilih untuk tidak sekolah. Tidak sekolah bukan berarti tidak mencari ilmu kan? Ibu Septi dan keluarga punya prinsip: Selama Allah dan Rasul tidak marah, berarti boleh. Yang diperintahkan Allah dan Rasul adalah agar manusia mencari ilmu. Mencari ilmu tidak melulu melalui sekolah kan? Uniknya, setiap anak harus punya project yang harus dijalani sejak usia 9 tahun. Dan hasilnya?

    Enes, anak pertama. Ia begitu peduli terhadap lingkungan, punya banyak project peduli lingkungan, memperoleh penghargaan dari Ashoka, masuk koran berkali-kali. Saat ini usianya 17 tahun dan sedang menyelesaikan studi S1nya di Singapura. Ia kuliah setelah SMP, tanpa ijazah. Modal presentasi. Ia kuliah dengan biaya sendiri bermodal menjadi seorang financial analyst. Bla bla bla banyak lagi. Keren banget. Saat kuliah di tahun pertama ia sempat minta dibiayai orang tua, namun ia berjanji akan menggantinya dengan sebuah perusahaan. Subhanallah. Uang dari orang tuanya tidak ia gunakan, ia memilih menjual makanan door to door sambil mengajar anak-anak untuk membiayai kuliahnya.
    Ara, anak ke-2. Ia sangat suka minum susu dan tidak bisa hidup tanpa susu. Karena itu, ia kemudian berternak sapi. Pada usianya yang masih 10 tahun, Ara sudah menjadi pebisnis sapi yang mengelola lebih dari 5000 sapi. Bisnisnya ini konon turut membangun suatu desa. WOW! Sepuluh tahun gue masih ngapain? Dan setelah kemarin kepo, Ara ternyata saat ini juga tengah kuliah di Singapura menyusul sang kakak.

    Elan, si bungsu pecinta robot. Usianya masih amat belia. Ia menciptakan robot dari sampah. Ia percaya bahwa anak-anak Indonesia sebenarnya bisa membuat robotnya sendiri dan bisa menjadi kreatif. Saat ini, ia tengah mencari investor dan terus berkampanye untuk inovasi robotnya yang terbuat dari sampah. Keren!
    Saya cuma menunduk, what I’ve done until my 20? :0 Banyak juga peserta yang lalu bertanya, “kenapa cuma 3, Bu?” hehe.

    Dari cerita Ibu Septi sore itu, saya menyimpulkan beberapa rahasia kecil yang dimiliki keluarga ini, yaitu:

    1. Anak-anak adalah jiwa yang merdeka, bersikap demokratis kepada mereka adalah suatu keniscayaan

    2. Anak-anak sudah diajarkan tanggung jawab dan praktek nyata sejak kecil melalui project. Seperti yang saya bilang tadi, di usia 9 tahun, anak-anak Ibu Septi sudah diwajibkan untuk punya project yang wajib dilaksanakan. Mereka wajib presentasi kepada orang tua setiap minggu tentang project tersebut.

    3. Meja makan adalah sarana untuk diskusi. Di sana mereka akan membicarakan tentang ‘kami’, tentang mereka saja, seperti sudah sukses apa? Mau sukses apa? Kesalahan apa yang dilakukan? Oh ya, keluarga ini juga punya prinsip, “kita boleh salah, yang tidak boleh itu adalah tidak belajar dari kesalahan tersebut”. Bahkan mereka punya waktu untuk merayakan kesalahan yang disebut dengan “false celebration”.

    4. Rasulullah SAW sebagai role model. Kisah-kisah Rasul diulas. Pada usia sekian Rasul sudah bisa begini, maka di usia sekian berarti kita juga harus begitu. Karena alasan ini pula Enes memutuskan untuk kuliah di Singapura, ia ingin hijrah seperti yang dicontohkan Rasulullah. Ia ingin pergi ke suatu tempat di mana ia tidak dikenal sebagai anak dari orang tuanya yang memang sudah terkenal hebat.

    5. Mempunyai vision board dan vision talk. Mereka punya gulungan mimpi yang dibawa ke mana-mana. Dalam setiap kesempatan bertemu dengan orang-orang hebat, mereka akan share mimpi-mimpi mereka. Prinsip mimpi: Dream it, share it, do it, grow it!

    6. Selalu ditanamkan bahwa belajar itu untuk mencari ilmu, bukan untuk mencari nilai

    7. Mereka punya prinsip harus jadi entrepreneur. Bahkan sang ayah pun keluar dari pekerjaannya di suatu bank dan membangun berbagai bisnis bersama keluarga. Apa yang ia dapat selama bekerja ia terapkan di bisnisnya.

    8. Punya cara belajar yang unik. Selain belajar dengan cara home schooling di mana Ibu sebagai pendidik, belajar dari buku dan berbagai sumber, keluarga ini punya cara belajar yang disebut Nyantrik. Nyantrik adalah proses belajar hebat dengan orang hebat. Anak-anak akan datang ke perusahaan besar dan mengajukan diri menjadi karyawan magang. Jangan tanya magang jadi apa ya, mereka magang jadi apa aja. Ngepel, membersihkan kamar mandi, apapun. Mereka pun tidak meminta gaji. Yang penting, mereka diberi waktu 15 menit untuk berdiskusi dengan pemimpin perusahaan atau seorang yang ahli setiap hari selama magang.

    9. Hal terpenting yang harus dibangun oleh sebuah keluarga adalah kesamaan visi antara suami dan istri. That’s why milih jodoh itu harus teliti. Hehe. Satu cinta belum tentu satu visi, tapi satu visi pasti satu cinta

    10. Punya kurikulum yang keren, di mana fondasinya adalah iman, akhlak, adab, dan bicara.

    11. Di-handle oleh ibu kandung sebagai pendidik utama. Ibu bertindak sebagai ibu,partner, teman, guru, semuanya.

    Daaaan masih banyak lagi. Teman-teman yang tertarik bisa kepo twitter ibu @septipw atau gabung dan ikut kuliah online tentang keiburumahtanggaan diibuprofesional.com.

    Hhhhmmm. Gimana? Profesi ibu rumah tangga itu profesi yang keren banget bukan? Ia adalah kunci awal terbentuknya generasi brilian bangsa. Saya ingat cerita Ibu Septi di awal kondisi beliau menjadi ibu rumah tangga. Saat itu beliau iri melihat wanita sebayanya yang berpakaian rapi pergi ke kantor sedangkan beliau hanya mengenakan daster. Jadilah beliau mengubah style-nya. Jadi Ibu rumah tangga itu keren, jadi tampilannya juga harus keren, bahkan punya kartu nama dengan profesi paling mulia: housewife. So, masih zaman berpikiran bahwa ibu rumah tangga itu sebatas sumur, kasur, lalala yang haknya terinjak-injak dan melanggar HAM? Duh please, housewife is the most presticious career for a woman, right? Tapi semuanya tetap pilihan. Dan setiap pilihan punya konsekuensi Jadi apapun kita, semoga tetap menjadi pendidik hebat untuk anak-anak generasi bangsa.

    Setelah mengikuti sesi tersebut, saya menarik kesimpulan bahwa seminar kepemudaan tidak melulu bahas tentang organisasi, isu-isu negara, dan lain-lain yang biasa dibahas. Pemuda juga perlu belajar ilmu parenting untuk bekal dalam mendidik generasi penerus bangsa ini. Bukankah dari keluarga karakter anak itu terbentuk?

    Wallahualambisshawab. Semoga ada yang bisa diambil pelajaran.

    Rumah,
    31 Juli 2013
    00.29

    Oh ya, di acara itu saya juga bertemu komunitas yang concern untuk mengajak wanita kembali pada kodratnya menjadi wanita seutuhnya, namanya komunitas@metamorfosis_id. Yang tertarik silahkan kepoin twitternya

    Salam,
    Himsa. A housewife wanna be. Hehe.

  14. text

    Candlelight midnight dinner surprise for my Diar Birthdays

    Cinta itu ada ketika aku berada dekat denganya, bahkan selalu merasa dekat bahkan ketika marahan konyol. Cinta itu ada saat kita eye contact lebay meskipun udah deket selama lima tahun ga kerasa. Cinta itu ada disini , saat aku sama diar kayak sekarang ini.

    Huaaahh..
    pemikiran yang tiap malem akhir-akhir ini jadi bahan utama yang membingungkan. Guess what?! Udah tanggal 20 Agustus!! Soo lima hari lagi diar ulang taun!! Dan lima hari itu aku belum siapin apa-apa!! Hubungin sana sini kayak mungkin kado craft ato handmade handmade yang mungkin bisa jadi kado nya ternyata udah telat!! Karna pembuatan yang kayak gitu minimal 10 hari belom ongkir dan jarak yang diluar kota bandung hmmm. Udah ampir lima hari tiap malem bobok jem 4 shubuh sekedar cari inspirasi buat tanggal 26 agustus 2013 taun ini!!! Arrrggghhhh!!! Tanya orang sana sini bagusnya apa yah bagus nya apa yah :( entah kenapa baru kali ini kasi hadiah ulang taun aja mikir nya belibet aahhh diar oh diaaarrr ..
    Sampe akhirnya aku sms sahabat dari kecil sampe sekarang, hehe sahabat yang bener-bener wkwk yang ga kayak temen yg gua fikir sahabat kek sekarang huehehe namanya si futfut dia, dia satu - satunya orang yang jawab

    "ksh hadiah yg gak gampang di.beli pake uang, .
    tau diar bsa dpetin apa yg dia mau. Jdi mbak ayu ngsh hadiahnya yg sderhana tapi brharga.”

    Hmm nah ini dia yang make sense, bener juga itu tapi gua masih bingung aahh!!!! Apa yang sederhana itu apaaa?!!! Pisang dipitain? Ato apaaa :’( !! Masih bingung juga deh gue ini. Suatu maleeem entah malem kapan gua dapet ide buat nyiapin night picnik di atas gedung apartemen dia. HAHAHA! Finally dapet apa yang musti gua lakuin, eeh besok nya gua baru inget pernah ada yang bunuh diri cewek di atas apartemen majesty bandung!! Waduh :( baru inget gua bzz kalo piknik bertiga gimana entar hiiii sereeemmm. Akhirnya gua cari rooftop-rooftop di bandung yang atapnya bisa gua pake buat acara yang emang jadi rencana buat hadiah ulang taun diar.. Setelah abisin pulsa sebanyak mungkin buat itu acara telfonin hampir semua gedung tinggi dibandung dan ternyata hasilnya nol :( belibet belibet belibet.. Hoaah!!
    Bergantilah rencana dari piknik diatas gedung menjadi candlelight dinner :)
    Pas lagi diem mau bobok siang udah ngeleyep eeh ada telpong masuk yakni salah satu rooftop di bandung yang ternyata bisa ngadain itu acara. Di email in lah itu price berapa yang harus gua bayar. Dan fix itu tempat enak! Cocok!! Enak buat liat view bandung yang terpampang nyata membahana dan membelah cakrawala itu huehehhe -_-” Masalahnya gini, gua bingung mau survei tempatnya kapan, abisan gua setiap hari sama makhluk diar ini. Mana bisa :( gitu kan :( yah bingung lagi sampe akhirnya iyah fix di ini tempat. Akhirnya gua survei pagi-pagi soalnya diar masih bobok itu artinya gada keberadaan makhluk diar ini HAHAHA soalnya gakan telfon ato kerumah dulu. Akhirnya diem-diem gua sama futfut survei noh ke itu tempat. Tema surprise nya gua kerjasama sama team disitu alias mbak kris ama mas devi. Apa-apa yang gua minta buat konsep udah tersusun rapi dari mulai lilin, bunga, appetizer, Desert,sparkling wine hmm pokoknya semuanya.
    Tittiutttituuut sms dari diar hahaha ternyata makhluk ini sudah bangun. Akhirnya gua cepet-cepet pulang dan ga jauh beda waktu nya sama diar kerumah. So so an belom kemana-mana hari itu deh haha lagian gua juga ga mandi waktu tadi survei huehehe

    25 Agustus 2013
    hmmm saat berada didekatnya, mendekap tubuhnya yang bikin anget, bisa bersikap gila, jujur, dan apa adanya depan diar. Rasa nyaman itu rasanya muncul begitu aja tanpa permisi kalo udah sama diar. Aku bahkan ga peduli sama orang yang mencibir tentang kita dibelakang kita, itu membuktikan bahwa kami berada didepan mereka. HAHAHAHA! Hmmm melihat senyum diar damai rasanya :’)
    siang tanggal 25 itu emang kerasa panassss banget banget. Tapi dengan sentuhan tangan diar rasa panasnya ilang hihi diar nutupin kepalaku sepanjang jalan dengan telapak tanganya :’)
    Seharian berdua cerita-cerita hmm tanpa diar sangka dan diar tau diatas sana aku udah siapin candlelight dinner buat diar :)
    So so an ga kasih hadiah pas hari ulang taun dia, hihihi akhirnya jam 11 malem lebih 40 ada sms dari team “mbak siap” so itu menjadi clue kalo diatas sana canddlelight dinner nya udah ready. Jam 11.57 malem akhirnya aku ajak diar “sayang jalan-jalan malem yu sumpek :( kan ayank ulang taun :( sekitar sini ajaaa :( maaf di hari 20 taun nya ayank aku ga kasih apa-apa cuman bisa nemenin ke tanggal 26 nya yank :( ” hahahahha dia cuman bisa yaaahhh you know what i mean :)). Terus jalan deh liat kolam renang terus ngobrol-ngobrol tiis gitu berasa gada apa-apa wong tengah malem ya sepi. Akhirnya udah di callingin nih ceritanya sama team , so so an nanya dan gatau kalo diatas itu rooftop, biar keliatanya kayak jalan-jalan biasa aja :). Diarnya di bawa keliling-keliling biar keliatan kalo aku ga siapin apa-apa. Hmm “mas itu tangga keatas kemana yah? “
    Mas OB : “hmm itu keatas mba :)”
    Alia : “boleh liat-liat yah masss”
    Mas OB : ” oh boleh mba boleh silahkan”
    Padahal itu termasuk team yg di udah di callingin buat surprise diar di atas sana.
    Naik tangga lah kita sambil diar nanya-nanya “ayank mau kemana sih nyeremin tempatnya woy ih ” hahha soalnya dari tadi kelilingan ga jelas sekarang kesini makin gajelas kali yah :)).
    Aku cuma jawab “ayank belom berpetualang sih sama aku hahha ayog keatas aja pengen keatas”
    Tek .. Tek.. Tek..
    Pas udah sampe tangga teratas ada lah dua orang waitreess menyambut ” Silahkan maaass .. Mbaaa” sambil tanganya mengarahkan pada taman di rooftop yang udah disusun menuju meja candlelight dinner :) “Happy Birthdays Sayang”
    Diar cuman bisaaaa bengooong dan speechleesssss aaahhhhhhhhh :’) “ya Ampun sayaaannnggggggggg”

  15. text

→

About

A STAR? No ! . AN ACTRESS? No ! . A MODEL ? No ! AM MORE THAN THAT ! . follow my tweets aliaaaW_ :)

Search

People I follow